Honorer K1 Nganjuk Ancam Kembali Demo Besar-besaran

NGANJUK – Honorer katagori satu (K1) Nganjuk masih harus menunggu kepastian dari badan kepegawain daerah (BKD) Nganjuk, setelah perjuangannya untuk diangkat calon pegawai negeri sipil (CPNS) tidak ada jawaban. Hal ini menyusul penyampaian berkas susulan ke BKN beberapa waktu lalu setelah ribuan guru dan pegawai tidak (GTT/PTT) tersebut melakukan unjuk rasa di depan pendapa kabupaten. Ketua Forum GTT/PTT Nganjuk, Sadjianto menyampaikan, hingga saat ini belum ada kepastian, baik dari BKD maupun BKN terkait nasib honorer K1 yang sudah puluhan tahun mengabdi tersebut. Bahkan terkesan BKD Nganjuk terus menghambat hingga nasib honorer K1 Nganjuk terus terkatung-katung. Untuk itu, pihaknya mengancam kembali turun melakukan demo besar-besaran dan lebih beringas jika BKD Nganjuk tidak segera memberikan kepastian untuk mengangkat CPNS.
"Sampai batas waktu mendekati bulan puasa belum ada kepastian dari BKD Nganjuk, forum GTT/PTT Nganjuk akan kembali turun ke jalan, kalau perlu tidur di pendapa sampai benar-benar ada keputusan final," gertak Sadjianto.


Masalahnya, setelah melakukan kunjungan ke BKN pusat bersama sejumlah pejabat Nganjuk beberapa waktu lalu, terkesan Pemkab Nganjuk kembali mengacuhkan nasib honorer K1 Nganjuk. Padahal, lanjut Sadjianto, sesuai anjuran dari BKN pusat, Pemkab Nganjuk secepatnya mengirimkan data susulan untuk melengkapi berkas yang dibutuhkan oleh BKN. Di antaranya, data yang menunjukkan bahwa honorer K1 Nganjuk benar-benar didanai lewat APBD yang ditandatangani oleh bupati. Juga, keterangan bupati yang menyatakan bahwa honorer Nganjuk yang sudah puluhan kali mendatangi BKN dan Kemenpan Jakarta ini benar-benar melakukan pengabdian pada instansinya masing-masing selama ini.
"Sebenarnya BKN hanya butuh data dukung yang kurang saja untuk dikirim ke BKN dan Kemenpan," imbuh Sadjianto.
Namun demikian, hingga saat ini forum hanya diminta bersabar dan menunggu hasil dari BKN dan kemenpan hingga batas waktu yang tidak jelas.
"Sampai kapan disuruh menunggu terus," ujarnya.
Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Abdul Wakid membenarkan bila BKN meminta data dukung untuk melengkapi berkas yang dikirim beberapa waktu lalu. Untuk itu, pihaknya meminta kepada forum untuk bersabar menunggu hasil keputusan dari pusat.
"Benar, pemkab diminta untuk mengirimkan data dukung berupa keterangan kalau honorer K1 didanai oleh APBD dan keterangan bupati yang menyatakan bahwa mereka telah bekerja pada instansinya masing-masing," terang Wakid. (skd)

  • No comments found

Leave your comments

Guest
Monday, October 20, 2014
0 / 300
Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
terms and condition.
1489187
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
553
1612
2165
1474751
41701
86854
1489187

Your IP: 54.234.74.85
Server Time: 2014-10-20 08:06:14
You are here: Home Pendidikan Honorer K1 Nganjuk Ancam Kembali Demo Besar-besaran